Selasa, 25 November 2014

Haruskah Manusia

Apakah semua manusia itu berbeda?
Haruskah kita menolong tanpa harus melihat kesamaan?
Menolong tanpamempedulikan tembok perbedaan
Bukankah, harusnya begitulah manusia?

Ketika kulihat langit di angkasa
Melihat juga matahari dan bulan yang bekerjasama
Mereka bergantian menjadi siang dan malam
Tanpa beradu, tanpa saling menjatuhkan

Kulihat lagi sang pelangi yang membentang di atas kepala
Mereka saling berbagi warna tanpa ingin terlihat menonjol
Saling berbagi tempat untuk membentuk keindahan
Tanpa bertengkar yang akhirnya menghasilkan warna buram

Dan ketika semut – semut di tanah lebih mementingkan kebersamaan
Saling bahu – membahu mengangkat ribuan beban
Kekuatan kecil yang berubah menjadi besar karena bersama
Kekuatan kecil yang membuktikan sebuah tali persaudaraan

Lalu, ketika menusia adalah manusia
Mahluk yang memiliki sesuatu yang berharga didadanya
Namun seolah sesuatu itu tak berfungsi
Mungkinkan telah terjadi kesalahan?

Ketika seseorang menangis dalam kesedihan
Kenapa banyak yang menutup mata?
Berfikir seolah itu bukanlah urusannya
Padahal kita semua sama

Dapatkah kita seperti matahari dan bulan yang saling mendukung?
Dapatkah kita seperti pelangi yang saling mengindahkan?
Dapatkah kita seperti semut yang saling membantu?
Bukankah kita adalah manusia yang sesungguhnya…

Haru – 22 Maret 2011 19:48
“Saya masih ingat bagaimana inspirasi itu muncul. Adalah ketika saya menyaksikan seorang nenek yang sudah tua dimarahi seorang Sopir Angkot karena tak memiliki uang untuk ongkos…”

Jumat, 28 Oktober 2011

NIHON-GO : TAKEI (bentuk lampau)



Takei atau bentuk ~ta adalah bentuk kata kerja dalam Bahasa Jepang yang berfungsi untuk menyatakan kejadian yang telah terjadi. Atau bisa dikata ini merupakan bentuk lampau. Seperti perubahan pada bentuk te, bentuk ~ta juga memiliki perbedaan perubahan dari bentuk kamus ke bentuk ~ta



Berikut contoh perubahan perubahannya:

Jumat, 14 Oktober 2011

BENTUK ~TE (tekei)

Tekei atau bentuk ~te adalah bentuk kata kerja dalam Bahasa Jepang yang berfungsi untuk menyatakan kejadian yang sedang terjadi. Bentuk ini juga dapat berfungsi sebagai kata sambung.
Untuk merubah bentuk kamus (Jishokeio) ke Tekei, memang sedikit rumit. Ada beberapa perubahan yang berbeda pada beberapa bentuk kamus yang diubah ke bentuk te. Berikut beberapa contohnya:

Minggu, 09 Oktober 2011

MENGENAL BENTUK ~ます

 
MASUKEI merupakan bentuk sopan/ halus dalam bahasa jepang. Bentuk ~masu juga terkadang menjelaskan tetang sesuatu yang akan dikerjakan.
Sebelum mengubah ke bentuk MASU, kita harus mengubah JISHOKEI(bentuk kamus) pada vocal berakhiran i, lalu ditambahkan MASU

Jumat, 07 Oktober 2011

My way

Kau pikir aku tak pernah merasakannya???
Saat mulut seseoran mengeluarkan pedang menghujam keras dada??
Dengan merdu darah segar keluar dari dadaku
Benar. . . Itu menyakitkan!

Walau tersesat, tak ada sedikitpun cahaya yang menunjukan arah
Kau tau, aku hanya bergantung pada modal nekat ku
Bahkan, aku tak pernah berfikir tetang yang terjadi
Hanya berlari ke arah yang tak pernah ku ketahui ujungnya